Cerita Seks Terbaru - Kakaku Yang Berhijab Ternyata Penuh Nafsu

Cerita Seks Terbaru – Kakaku Yang Berhijab Ternyata Penuh Nafsu

Posted on
Cerita Seks Terbaru – Kakaku Yang Berhijab Ternyata Penuh Nafsu | Halo guys met malem, gmn kabar kalian?? ude pd c*li blm??hehe.. Seperti biasanya KISAH BIRU update certi seks bergambar terbaru lg nihh.. Kisah dewasa kali ini menceritakan tentang pengalaman mesum seorang remaja bernama Randi dengan kakak perempuanya sendiri.. nahh loo kok bisa ya?..
Kakak Perembuanya (Desi) yang selalu tampil berhijab ternyata diam” memiliki nafsu birahi yang sangat besar. Nah, bagaimanakah kisah mesum Randi dan Kakaknya Desi terjadi?? mending langsung dibaca aja ya guyss, cerita dewasa terbaru kali ini dijamin seru dan Hot banget!..
KISAH BIRU | Nama aku Randi 19 tahun, aku dua bersaudara, aku anak kedua dimana kakakku perempuan
berusia 5 tahun lebih tua dariku. Aku ngin menceritakan kejadian yang menimpa kehidupan seks
aku 3 tahun yang lalu.
Pada waktu itu aku berumur 16 tahun masih 1 smu, sedangkan kakak aku berusia 22 tahun dan
sudah kuliah. Kakakku orangnya memakai jilbab. Meskipun kakakku memakai jilbab dia sangat
sexy, orang bilang mukanya sexy banget, demikian pula postur tubuhnya, tinggi 160 cm, kulit
putih dan bra aku kira 36-an, tapi yang paling menyolok dari dia adalah pantatnya yang bulat
besar dan bahenol, ini dapat aku nilai karena aku sering mengintip dia waktu dia sedang mandi
atau sedang ganti pakaian. Jika berjalan ke mal ataupun kemanapun dia pergi, dia selalu pakai
baju yang agak ketat meskipun dia memakai jilbab, orang selalu memandang goyangan pinggul
dan pantatnya. Sampai-sampai aku sebagai adik kandungnyapun sangat menyukai pantat dan
pinggul kakakku itu.
Di Rumah
Meskipun kakakku memakai jilbab, kebetulan kakakku menyukai baju-baju model agak ketat dan
celana agak ketat pula sehingga agak mencetak kemontokan dan keindahan tubuhnya. Apalagi
jika dirumah, meskipun dia selalu memakai jilbab atau kerudung, dia selalu memakai baju tidur
yang panjang tapi agak tipis sehingga agak terlihat belahan pantat dan celana dalamnya.
Sebagai remaja yang baru puber dan juga olok-olok dari teman-temanku diam-diam aku sangat
terangsang bila melihat pinggul kakakku. Sebaga efek sampingnya aku sering melakukan onani
di kamarku atau di kamar mandi sambl membayangkan gimana rasanya kemaluanku dijepit
diantara pantat montoknya.
Keinginan itu kurasakan sejak aku duduk di bangku 1 smu ini, aku sering mencuri-curi pandang
untuk mengitip CD-nya apabila dia memakai rok. Dia mempunyai pacar yang berumur setahun
lebih muda dari padanya. Aku sering memergoki mereka pacaran di ruang tamu, saling
meremas tangan sampai mereka berciuman. Suatu hari aku memergoki pacarnya sedang
menghisap buah dada kakakku di kamar tamu meskipun baju dan jilbabnya tetap terpasang di
badannya, kakakku hanya mengeluarkan buah dadanya dari kancing yang terlepas sebagian,
mereka langsung belingsatan buru-buru merapihkan bajunya. Malam harinya kakakku
mendatangi kamarku dan memohon kepadaku agar tidak menceritakan apa yang aku lihat ke
orang-orang terutama pada ayah dan ibuku.
Dik, jangan bilang-bilang yah, abis tadi si Hendra (pacarnya) memaksa Mbak, katanya. Aku
Cuma mengganguk dan melongo karena kakakku masuk kekamarku menggunakan jilbab dan
baju yang longgar(daster) tetapi agak tipis sambil membawa sebuah novel, sehingga paha dan
dadanya yang montok terlihat karena dikamarku agak gelap sedangkan diluar lampu terang
benderang. “hai, kok melongo???? “ …aku jadi gelagapan dan bilang “ia- ia mbak, aku ngga
akan bilang-bilang” kataku.
Tiba-tiba dia rebahan di ranjangku dengan tertelungkup sambil membaca novel, aku
memandanginya dari belakang membuat kemaluanku ngaceng karena pantat kakakku seolaholah
menantang kemaluanku. Berkali-kali aku menelan ludah. Dan pelan-pelan aku meraba
kemaluanku yang tegang. Sampai kira-kira lima menit, dia menoleh ke arahku dan aku langsung
melepas tanganku dari kemaluanku dan berpura-pura belajar. Kakakku mengajakku lari pagi
besok hari dan dia memintaku menbangunkannya jam 5 pagi. Aku mengiakannya. Ketika dia
keluar kamarku, aku melihat goyangan pinggulnya sangat sexy, dan begitu dia menutup pintu,
aku langsung mengeluarkan kemaluanku dan mengocoknya, tapi sialnya tiba-tiba kakakku balik
lagi dan kali ini da melihatku mengocok kemaluanku. Dia pura-pura tidak melihat dan berkata
“jangan lupa bangunin mbak jam 5 pagi “. Lagi-lagi aku gelagapan “ia- ia – ia” kataku. Kakakku
langsung pergi lagi sambil ngelirik ke-arah kemaluanku dan tersenyum. Malam itu aku ngga jadi
beronani karena malu dipergoki kakakku.
Pagi harinya jam 5 pagi aku ke kamarnya dan kudapari dia sedang tidur mengakang…. Lagi-lagi
aku melotot melihat pemandangan itu dan aku mulai meraba-raba pahanya, sampai kira-kira 2
menit dan ku-remas paha montoknya dia terbangun danku buru-buru melepaskan tanganku dari
pahanya.
Singkat cerita kami lari pagi, dia mengenakan jilbab atau kerudung sedangkan bajunya dia
mengenakan training yang agak ketat sehingga setiap lekuk pinggul dan pantatnya terlihat sexy
sekali dan tiap laki-laki yang berpapasan selalu melirik pantat itu. Begitu selesai lari pagi, kita
pulang naik angkutan bus dan kebetulan penuh sesak, akibatnya kita berdesak-desak. Entah
keberuntungan atau bukan, kakaku berada di depanku sehingga pantat montoknya tepat di
kemaluanku . Perlahan-lahan kemaluanku berdiri dan aku yakin kakakku merasakannya. Ketika
bus semakin sesak, kemaluanku makin mendesak pantatnya dan aku pura-pura menoleh kearah
lain. Tiba-tiba kakakku mengoyangkan pantatnya, karuan aku kenikmatan. ‘dik, kamu
kemarin ngapain waktu mbak ke kamar kamu?” katanya “kamu onani yah??? Katanya lagi aku
diam seribu basa karena malu. ‘makanya buru-buru cari pacar” katanya. “emang kalo ada pacar
bisa digini yah?” kataku nekat sabil menonjokkan kemaluanku dipantatnya. “setidaknya ada
pelampiasan” timpal kakakku. . “wah enak dong mbak ada pelampiasan?”tanyaku. “tapi ngga Cari
sampe gini” kata kakakku lagi sambil menggoyangkan lagi pantatnya. “kenapa” tanyaku.
Sebelum dia menjawab kami sudah sampai tempat tujuan.
Pada sore hari itu, ketika aku pulang sekolah, kudapat rumah sepi sekali dan perlahan-lahan aku
masuk rumah dan ternyata kakakku dan pacarnya sedang diruang tamu saling cium dan saling
raba. Aku terus mengintip dari balik pintu, selembar demi selembar pakaian pacar kakakku
terlepas sedangkan kakakku masih memakai jilbab dan baju jubahnya masih terpasang tetapi
sudah tersingkap sampai sebatas perut, sehingga terlihat CD hitamnya yang mini dan sexy dan
pacarnya sudah tinggal memakai CD saja. Kulihat tangan kakakku menelusup ke dalam CD
pacarnya dan meremas serta mengocok kemaluan pacarnya yang tegang.

Koleksi Cerita Seks Kumpulan Kisah Dewasa xxx 18+ Terbaru Terlengkap Paling Panas 2018 – Kakaku Yang Berhijab Ternyata Penuh Nafsu

Pelan-pelan tangan pacarnya membuka CD kakakku dan terbukalah pantat bahenol nan montok
milik kakakku. Pacarnya meremas-remas sambil meringis karena kocokan kakakku pada
kemaluannya. ‘oh, aku udah ngga tahan” kata pacarnya “aku pengen masukin ke memekmu”
katanya sambil mendorong kakakku sehingga tertelungkup di sofa. Ku lihat dia semakin
mengangkat baju kakakku tetapi jilbabnya tetap terpasang tetapi sudah agak kusut dan
menindihinya dari belakang kan berusaha menyodokan kemaluannya ke kemaluan kakakku dari
arah belakang. Tapi begitu nempel di pantatnya, kuliha ar maninya tumpah ke pantat kakakku.
“ohhh” dia melenguh dan kakakku menoleh kebelakang” kok udah” tanyanya Pacarnya bilang
“maaf aku ngga tahan” katanya . Tiba-tiba lampu padam dan telepon HP sang pacar berdering
dan di balik pintu aku sedang beronani ria sambil melihat kemontokan tubuh kakakku. Setelah
menerima HP, sang pacar menyalakan sebatang lilin kecil diatas lemari dan dia berpakaian dan
buru-buru pamit. “Aku ngga anterin kedepan pintu yah “ kata kakakku sambil tetap tertelungkup
di sofa….. Begitu sang pacar hilang , nafsuku sudah ke ubun-ubun, di kegelapan remangremang
aku mendekati kakakku dan setelah dekat, dari jarak kira-kira satu meter aku
memandangi bagian belakang tubuh telanjang kakakku, berkali-kali menelan ludah melihat
pantat bahenol kakakku.
Karena udah ngga tahan, aku pelan-pelan membuka celanaku sampai copot dan kulihat
kemaluanku yang besar dan panjang (itu menurut teman-temanku sewaktu kami berenang dan
membandingkan kemaluan kami) berdenyut-denyut minta pelampiasan. Aku langsung
menindihinya dari belakang, dan untungnya kakakku mengira sang pacar belum pulang dan
masih ingin ngentot dia. “aw…., dra (nama pacarnya hendra) kok ngga jadi pulang” tanyanya ,
karena kondisi ruangan sangat gelap sehingga dia tidak menyadari bahwa adiknya sedang
berusaha menempelkan kemaluannya ke kemaluanya. “aw dra jangan dimasukan aku masih
perawan katanya ditempelin aja dra aku masih perawan’ katanya memohon. Karena aku udah
tahan, maka pelan-pelan ku bimbing tangannya untuk menggengam kemaluanku dan agar
ditutun ke kemaluannya. Begitu dia megang “dra, kok gede amat sih”katanya heran (soalnya
punya pacarnya jauh lebih kecil daripada punyaku)sambil membimbing kemaluanku dan
menempelkan kekemaluannya. “gosok pelan-pelan dra”, aku menekan dan gila bener-bener
nikmat. Setelah kira kira dua menit aku menggosokkan kemaluanku ke kemaluan kakakkut
akhirnya aku mencapai klimaksnya dan crot…crot..crot…spermaku menyembur ke pantat
kakakku.
Aku tetap memeluk tubuh kakakku dan pelan-pelan aku meninggalkannya. “dra, mau kemana?”
teriaknya aku buru-buru memungut celana dan memasuki kamarku dan masih celana dan CD ku
belum kupakai aku rebahan di ranjangku sambil kututupi dengan selimut tipis membayangkan
kenikmatan yang barusan terjadi.
Tba-tiba telepon berdering dan lampu menyala. kudengar kakaku menerima telepon itu dia
herannya setengah mati karena yang menelepon adalah pacarnya si henra. “dra, kok kamu udah
ada di rumah lagi jangan main-main yah kamu dimana, udah enak langsung lari” Beberapa saat
kemudian kudengar bunyi telpon dibanting. Dan dikamarku, aku cepat-cepat mematikan lampu
dan pura-pura tidur. Semenit kemudian kakakku masuk ke kamarku dan melihat aku tidur
berselimut dia menghampriku dan duduk di tepi ranjangku. Di keg
Setelah kejadian hari itu aku selalu membayangkan betapa enaknya tubuh kakakku meskipun
hanya menempelkan dan menggosokan kemaluanku pada kemaluannya saja. Pada suatu siang,
aku ingin meminjam kaset lagunya. Karena sudah biasa, aku pun masuk tanpa mengetuk
pintunya. Dan betapa terkejutnya aku ketika kulihat mbak Desi kakakku sedang tidur-tiduran
sambil memejamkan matanya. Tangannya masuk kedalam CD nya sedangkan jilbab dan
bajunya masih terpasang, hanya bajunya sudah tersingkap sebatas perut. Spontan, ia terkejut
ketika melihatku. Aku segera keluar.
Tak sampai satu menit, mbak Desi keluar (pakaiannya sudah rapi meskipun jilbabnya agak
kusut). Ia memintaku agar merahasiakan hal itu dari ayah ibuku. Lalu kujawab:
“Aku janji ga bakal bilangin hal ini ke ayah ibu koq.”
“Thank’s ya dik.”
“Eh, emangnya onani itu dosa ya?”
Bukan jawaban yang kudapatkan, malah tatapan kakakku yang lain dari biasanya. Bagai disihir,
aku diam saja saat dia menempelkan bibirnya ke bibirku. Dilumatnya bibirku dengan lembut.
Dikulumnya, lalu lidahnya mulai menembus masuk ke dalam mulutku. Aku segera menarik diri
darinya, tapi ia malah memegang tanganku lalu mengarahkannya ke dadanya dan kurasakan
betapa empuknya buah dada kakakku. Refleks aku berontak karena aku malu. Tetapi kakakku
bilang,”lakukanlah dik seperti yang kau lakukan tempo hari padaku”.
Aku kaget “ja..jadi mbak tahu apa yang kulakukan pada mbak tempo hari.” jawabku gugup.
“ya” jawab kakakku.
“maafkan aku mbak…” ucapku
Belum selesai aku berkata, ia sudah melumat bibirku. Dan kali ini lidahnya berhasil memasuki
mulutku. Kami berciuman sangat lama. Setelah puas berciuman, Ia malah menarikku ke
kamarnya. Disana aku direbahkan, dan ia membuka celana dan CD ku. Kakakku tersenyum
melihat kemaluanku yang sudah mengacung tegak. Ukurannya sekitar 18 cm. Lebih panjang
dari punya pacar kakakku, Hendra.
Melihat kakakku tersenyum, aku mulai menarik ke atas baju kakakku. Rupanya kakakku sudah
membuka Branya sehingga akupun bisa langsung melihat payudaranya yang berukuran 36B itu.
Kumulai menyentuh dan meremas Payudara kakakku yang lembut, sementara baju dan
jilbabnya masih terpasang walaupun agak kusut. Kakakku menggelinjang merasakan
kenikmatan dan mendesah keenakan.
Setelah aku melihat kakaku sudah terangsang, Aku membuka CD warna hitam kakakku
sehingga kini terpangpanglah kemaluan kakakku yang berbulu lebat tapi halus itu.
Sekarang aku memegang kemaluanku dan mengarahkan kemaluanku ke mulutnya. Dia
menutup mulutnya rapat-rapat.
“Ayo donk mbak! Isep! Kayak mbak ngelakuinnya buat pacar mbak.”
“Koq kamu tahu?”
“Ya tahu donk..kan aku sering ngintipin mbak begituan ama pacar mbak”
“Ayo mbak.” Rengekku.
Kakakku pun mulai tertantang mempraktekkan kemampuan lidahnya. Kemaluanku segera
diaremas-rems. Setelah itu dijilati dengan penuh gairah, seolah itu adalah lollipop yang manis.
Kakakku pun mulai memasukkan kemaluanku ke dalam mulutnya. Tidak bisa semua, tapi
setidak-tidaknya sudah setengah yamg masuk. Di gigit-gigit kecil kepala kemaluanku sambil
memainkan buah pelirnya. Akupun memejamkan mata keenakan.
Kakakku melepaskan kemaluanku dari mulutnya, tangannya mengangkat baju panjangnya dan
menempelkan kemaluanku ke payudaranya aku pun membuka mataku. Lalu meraih kuraih
kemaluanku, kuarahkan kemaluan itu ke kekemaluannya yang sedari tadi sudah basah.
Kugosok-gosoknya ke klitorisnya, aku jadi merinding dibuatnya. Desahan tak karuan pun keluar
dari mulutku. Di satu sisi aku tahu ini salah, tapi di sisi lain, aku benar-benar menikmatinya.
Setelah puas bermain-main dingan klitorisnya, kemaluanku segera ku arahkan ke lubang
kemaluannya. Tetapi kakakku bilang “Jangan dimasukan, aku masih perawan. Ditempelkan dan
digosokan aja seperti tempo hari”
Akupun mengangguk dan segera ku tempelkan dan kugosokan kemaluanku ke kemaluan
kakakku. Setelah beberapa saat kemaluanku ku tekan tekan ke lubang kemaluan kakakku maka
crot…crot.. crott spermaku menyembur di perut kakakku.
Dengan kemaluan masih menempel di perut kakakku, kami mulai bercumbu lagi, kujilat
payudara kakaku sampai perutnya. Setelah itu kami mengambil posisi 69. Aku pun mulai
menjilati kemaluannyanya yang sudah basah oleh cairan kewanitaannya. Sementara ia menjilati
kemaluanku.
Kami saling berpelukan bugil, setelah puas bermain, kami pun menuju kamar mandi, namun
belum sempat bermain di kamar mandi, kudengar suara mobil orangtuaku. KAmi cepat-cepat
kembali ke kamar dan berpakaian. Saat orangtua kami masuk, aku sudah berpakaian lengkap
sedang kakaku pun sudah berpakaian lengkap dengan jilbabnya. Sejujurnya saat itu aku sedang
tegang dan gugup. Untunglah orangtuaku tak curiga. Kami pun ternsenyum berdua dengan
penuh arti. Sejak saat itu kami saling memuaskan walupun tidak sampai memasukan
kemaluanku kedalam kemaluannya karena aku takut kakakku kehilangan keperawanannya.
Kadang-kadang kami juga main di sofa, di lantai, dan kamar mandi. Koleksi Cerita Seks Kumpulan Kisah Dewasa Terbaru Terlengkap Paling Hot 2018 – Kakaku Yang Berhijab Ternyata Penuh Nafsu | www.kisahbiru.men

 

Baca Juga :