Kumpulan Cerita Panas Koleksi Cerita Kisah Seks Terbaru Goyangan Maut Ibu Ibu STW
Kumpulan Cerita Panas Koleksi Cerita Kisah Seks Terbaru Goyangan Maut Ibu Ibu STW

Cerita Panas Terbaru – Goyangan Maut Ibu Ibu STW

[Total: 0    Average: 0/5]

 

 

Kumpulan Cerita Panas Koleksi Cerita Kisah Seks Terbaru – Goyangan Maut Ibu Ibu STW – hi Pascol ketemu lagi bareng KISAH BIRU. Kembali lagi kita akan menghadirkan koleksi cerita dewasa terbaru kita kali ini yang berjudul “Goyangan Maut Ibu Ibu STW “. Dilihat dari judulnya cerita ini kayaknya seru banget ya.. soalnya menyangkut Ibu” STW hehe.. Ya sudah dari pada penasaran mending langsung di gazz aja ceritanya , cekidott..

Aku termasuk pria yang mempunyai nafsu hanya pada wanita-wanita STW yang suka
mengenakan kebaya. Kadang-kadang waktuku habis ke pesta-pesta pernikahan hanya untuk
melihat wanita-wanita yang mengenakan pakaian tersebut. Kalaupun tidak ada pesta penikahan
aku pergi ke tempat-tempat hiburan tradisional (ronggeng) dimana para penari dan penyanyinya
mengenakan kebaya dan berkonde.
Pernah pada suatu hari aku pergi ke daerah Karawang untuk mencari hiburan ronggeng dan aku
sangat menikmati sekali meskipun harus melihat dandanan yang menor. Kehidupan seperti ini
membuatku kadang-kadang tersiksa, tapi itulah kenyataan hidup yang harus aku jalani dan aku
nikmati. Seperti kata orang keinginan seperti yang aku alami itu merupakan hal wajar dan sulit
untuk diperdebatkan apalagi menyangkut selera. Sebagai manusia normal dan sampai dengan
usiaku memasuki kepala 4 aku tetap berusaha untuk mendapatkan seorang wanita yang siap
menemaniku dan berpakaian serta berdandan sesuai keinginanku.
Aku pernah mencoba untuk memasang iklan melalui iklan baris melalui internet, setelah hampir
setahun aku menerima pesan email pertama dari seorang wanita berusia 41 tahun yang
menyatakan bahwa dia sangat terharu setelah membaca iklanku dan bersedia untuk menjadi
teman saya sekalipun harus mengenakan pakaian dan berdandan sesuai keinginanku, dia juga
meninggalkan nomor telepon dan kami berjanji untuk bertemu seminggu kemudian. Berhubung
saya sudah beristri dan Ibu Salma (nama samaran) pun telah bersuami saya janji akan
menjemputnya di salon di daerah kebayoran baru.
Hari itu adalah hari Sabtu jam 11 siang saya sudah ada di depan salon sesuai janji di telpon dan
menunggu bidadariku keluar dari salon. Tepat jam 11.45 Ibu Salma keluar dari salon dan telah
berdandan rapih kondenya gede dan licin (konde jawa) dan berkebaya, terlihat sangat anggun
dan femimin. Saya mengajak Ibu Salma untuk pergi ke suatu motel daerah Jakarta Selatan agar
lebih privacy ngobrolnya dan juga saya bisa sepuasnya memandang sang bidadari.
Sesampai di motel kami mengobrol panjang lebar mengenai kehidupan keluarga masing-masing
dan juga kehidupan pribadi kami. Saya menceritakan ke Ibu Salma mengenai keinginan saya
dan berterimakasih kepadanya atas kesediaannya untuk menemani saya. Sesudah ngobrol
panjang lebar saya meminta Ibu Salma agar saya diperbolehkan untuk mencium keningnya.
Saat saya mencium kenig ternyata tangan saya ditarik untuk memegang susunya yang ternyata
mulai mengeras, namun belum sempat membuka kebaya. Saya katakan kepada Ibu Salma
bahwa saya sebenarnya hanya mengagumi wanita yang berdandan seperti ini, dan sebatas
memandang dan mencium tanda sayang, namun Ibu Salma katakan bahwa justru dia lebih suka
dengan pria yang jujur dan tidak grasa grusu dalam masalah sex serta memperlakukan dia
dengan lembut.
Suatu hal lagi yang dia sukai juga dari saya adalah badanku yang tinggi 178, berat 74
proporsional dan berambut pendek dan berkulit sawomatang, sementara Ibu Salma dengan
tinggi badan kira-kira 165 berat 53 bra 36 c pantatnya gede dan kulit putih. Ibu Salma merasa
terlindungi disamping itu karena kami berdua sudah berkeluarga jadi risikonya cukup kecil
karena ada suatu komitment antara kami bahwa urusan keluarga masing masing yang harus
didahulukan apabila ada keinginan dari salah satu pihak untuk bertemu. Ibu Salma merasa
terlindungi ketika dalam perjalanan dari salon menuju motel.
Ibu Salma kemudian bertanya apakah saya bisa memijitnya, saya katakan bisa, tapi nggak bisa
keras. Kebetulan Ibu ada body lotion yang lembut tolong kamu pijitin Ibu. Kemudian Ibu Salma
mengangkat kebayanya hingga lutut selonjor ditempat tidur sambil saya pijitin kakinya, makin
lama makin ke atas pahanya, sambil sekali-kali mencium keningnya. Kata Ibu Salma bisa nggak
Ibu buka aja kebaya dan kainnya agar lebih mudah memijitnya, saya katakan silahkan aja, kalau

Lihat Juga:
Ngentotin Cewek yang Ku Taksir Saat SMP - Cersex Perawan

(Baca Juga : Koleksi Kisah Sex Terbaru – Ngentot Dengan Mama Weni Mertuaku Sendiri)
Kemudian Ibu Salma sudah hanya mengenakan CD dan bra transparan namun rambutnya
masih rapih dengan konde, saya sampai merasa seperti mimpi melihat keindahan tubuh wanita
yang meskipun gemuk (padat berisi) namun karena masih mengenakan konde jadi masih
terpancar aura kewanitaannya, dan membuat saya begitu horny.
Ibu Salma menawarkan saya kalau mau buka aja celana panjang dan bajumu biar nggak kusut,
dan saya turuti permintaannya. Sayapun mulai memijat lagi dari paha kemudian perlahan lahan
mulai ke pangkal paha, Ibu Salma mulai menggelinjang kegelian, namun saya masih bisa
menguasai diri untuk berkonsentrasi pada mijit.
Namun mungkin karena terus dibuat geli Ibu Salma kemudian menarik tangan kiriku untuk mulai
menyentuh susunya yang berukuran kira-kira 36 c, proporsional dengan tinggi dan beratnya.
Setelah 30 menit mijit Ibu Salma minta untuk ke kamar mandi (pipis) sementara saya berusaha
menetralisir pikiran saya dengan menonton acara film komedi di TV. Menghadapi wanita
semacam Ibu Salma saya harus mampu mengendalikan diri dan membuat dia penasaran,
karena seorang wanita apalagi STW memang membutuhkan foreplay yang panjang dan harus
berkesan.

Kumpulan Cerita Panas Koleksi Cerita Kisah Seks Dewasa 18+ xxx Terbaru Terlengkap 2018 – Goyangan Maut Ibu Ibu STW

Setelah selesai dari kamar mandi Ibu Salma minta untuk diteruskan pijitnya yaitu belakangnya.
Sambil memijit belakangnya saya mulai mencium leher dan kadang menjilat kupingnya yang
ternyata membuat dia begitu geli dan napasnyapun mulai tidak keruan, dia meminta saya untuk
membuka kaitan BH nya dan sekarang hanya mengenakan celana dalam. Bau wangi tubuh dan
bau kewanitaan begitu membangkitkan gairahku namun aku masih tetap mengontrol diriku agar
dalam permainan sex nanti Ibu Salma benar-benar memperoleh servis yang memuaskan, ini
penting untuk hubungan jangka panjang.
Tangan kanan saya tetap memijit pundak, sambil sekali-kali menjilat leher, sementara tangan kiri
saya mulai mengelus putingnya yang sebesar kelereng, dan membuat Ibu Salma makin meronta
karena geli, kemudian dia bisikan ke saya bahwa baru sekali ini dia merasakan nikmatnya
permainan awal (foreplay) yang luar biasa. Kadang-kadang Ibu Salma menggigit kecil bibirku
dan kedang mengulumnya dengan napsu, sambil tangan kanannya mengelus-ngelus batangku
yang juga sudah mulai tegang.
Karena sudah nggak tahan dia minta saya pindah duduk berhadapan dengannya dan sambil
mencium bibir dan mengelus puting jari kanan saya mulai mengelus vegynya yang ternyata
mulai mengeluarkan lendir. Setelah itu Ibu Salma pindah ke pinggiran tempat tidur dan membuka
pahanya lebar lebar, saya sambil jongkok dan mulai menjilat vegynya dimulai dari klitorisnya
yang sebesar biji kacang tanah, dan membuat Ibu Salma duduk tapi terus menggerakkan
pantatnya karena geli dan napsu. Sambil menjilat klitoris tangan saya memainkan puting
susunya yang keras sambil sekali-kali meremasnya. Gerakan tubuh Ibu Salma sudah mulai tak
beraturan karena disamping menahan geli juga napsu sex yang mulai meningkat.
Agar tidak merusak dandanan rambutnya saya minta Ibu Salma mengganti posisi yaitu nungging
diatas tempat tidur dan saya telentang agar bisa menjilat klitorisnya yang sudah mulai basah.
Pantatnya mulai digoyangkan kekanan kekiri dan jari kanan saya dengan sedikit lotion mengelus
celah pantatnya dan menurut Ibu Salma sangat nikmat rasanya. Celoteh Ibu Salma mulai nggak
keruan..
“Mas.. Papa.. Teruss.. Achh nikmatnya..”
Mulut sayapun terus menjilat klitorisnya dan jari saya terus mengelus diantara bongkahan
pantatnya dan lebih masuk lagi.
“Achh.. Mmmhh.. Teruss.. Mas.. Aduh sudah nggak tahan nih..”
Akhirnya saya tetap telentang dan Ibu Salma minta agar masukan sikecil saya ke dalam
vegynya.. Saya katakana bahwa silahkan aja kalau Ibu sudah nggak tahan dan saya minta agar
Ibu masukin tapi membelakangi saya itu terasa lebih nikmat.. Dan.. Ternyata setelah masuk
bless.. Bu Salma mulai.. Merintih sambil bergerak maju mundur..
“Mmmhh.. Ohh.. Enakk.. Mass.. Bareng aja keluarnya..”
Saya katakan bahwa pelan-pelan aja bu.. Biar nikmat.. Sambil saya menjilat belakang nya.. Dan
tangan ku meremas dan sekali memilin puting susunya..
“Aohh.. Nikmatt.. Mmmhh terus.. Tahan.. Biar keluar bareng.”
Karena posisi Ibu Salma diatas.. membuat dia cepat nyampenya.. Dan ketika dia sudah nyampe
cepat-cepat dibalikkan badannya jadi posisi sekarang berhadapan dimana saya masih
telentang.. Dan ini membuat saya lebih mudah menjilat susu dan sekali-kali menggigit kecil
putingnya..
Kemudian kami berdua tidur karena capek sambil berpelukan. Dalam kepenatan tersebut saya
masih sempat mencium keningnya, bibirnya dan kadang-kadang puting susunya saya jilatin
karena sex bagi seorang wanita stw bukan hanya pada saat puncak namun juga sesudah
menikmati orgasme, karena disitulah letak kepuasan seorang wanita.
Ibu Salma kemudian menawarkan kepada saya untuk pertemuan berikutnya dia akan membawa
baju tidur transparan untuk membuatku lebih bernapsu lagi, karena menurut Ibu Salma laki-laki
biasanya suka dengan hal hal yang membuat dia penasaran dan saya katakan bahwa Ibu
sangat baik terhadap saya. Dan siang itu Ibu Salma mengalami orgasme hingga 3 kali. 2 kali di
tempat tidur dan sekali di kamar mandi sambil berendam.
Di kamar mandi kami lakukan foreplay dengan posisi duduk di dalam bathtub sambil berpagutan,
saling mengelus menjilat dan kadang-kadang saling meremas, setelah foreplay permainan sex
dilakukan dengan posisi duduk dan kadang berdiri dimana sebelah kaki Ibu Salma diangkat.
Posisi berdiri ini ternyata membuat Ibu Salma sangat senang karena mulut saya lebih leluasa
menjilat dari kening hingga ke puting susunya dan membuat Ibu Salmapun melakukan hal yang
sama terhadapku.

Lihat Juga:
Cerita Sex 2019 - Mencicipi Sepupuku Yang Montok dan Bohay

(Baca Juga : Koleksi Cerita Panas Terbaru – ML Dengan Ibu Ibu PNS Yang Cantik Dan Montok)
Setelah puas dengan permainan sex yang nikmat karena dimulai dengan foreplay yang asyik..
akhirnya Ibu Salma minta untuk membuka konde dan kebaya kemudian mengganti dengan baju
biasa yang sudah disiapkan dari rumah, sayapun mengantar Ibu Salma ke Blok M untuk kembali
ke rumahnya dengan taxi.. Saya benar-benar puas karena keinginan saya yang selama ini
hanya memandang wanita-wanita berkebaya dan berkonde, namun kali ini bukan hanya
memandang namun sampai ke permainan sex yang memuaskan kedua belah pihak.
Memperlakukan seorang wanita yang anggun dengan lembut dan pelan tapi pasti akan
membuat kenangan indah baginya, dan ini terbukti setelah 2 minggu berlalu Ibu Salma
menelponku untuk kembali bertemu dan sesuai janjinya dia juga akan membawa baju tidur
transparan agar bisa lebih memuaskan aku. Terimakasih Ibu Salma atas kebaikanmu. Kumpulan Cerita Panas Koleksi Cerita Kisah Sex Terbaru Terlengkap Paling Panas – Goyangan Maut Ibu Ibu STW 

Baca Juga :