Cerita Dewasa Terbaru - Muasin Mbak Wati Istri Bos Ku

Cerita Dewasa Terbaru – Muasin Mbak Wati Istri Bos Ku

[Total: 0    Average: 0/5]

Cerita Dewasa Terbaru – Muasin Mbak Wati Istri Bos Ku | Cerita Dewasa Kali ini mengisahkan tentang perselingkuhan antara seorang laki-laki dengan seorang wanita yang notabane merupakan istri dari bos nya sendiri, nah loo gokil banget kan guyss… Gimana keseruan kisah seks kali ini, apakan si laki-laki berhasil muasin istri si bos ?? yuk langsung dibaca aja ceritanya…

KISAH BIRU | Sebut saja namaku HAR (nama samaran), aku sudah menikah dengan 3 orang anak dan
umurku masih 34 tahun. Isteriku cantik putih dan baik sekali bahkan saking baiknya dia mau
menerima aku apa adanya, walaupun gajiku pas-pasan tapi dia tetap mencintaiku. Wajahku
tidaklah ganteng atau macho akan tetapi biasa-biasa saja dan aku bukan pemuda yang tinggi,
tinggiku hanya 160 cm dengan berat sekitar 55 kg. Tapi walaupun demikian aku termasuk orang
yang beruntung karena beberapa kali aku memiliki selingkuhan yang cantik-cantik, jadi
pengalamanku cukup banyak.

Semua wanita yang menjadi pacar gelapku senang bermain seks denganku karena aku dapat
memuaskan mereka, karena aku bisa memberikan kepuasan kepada mereka beberapa kali,
bahkan sampai 8 kali orgasme ketika aku berpacaran dengan gadis bule.
Pengalamanku kali ini terjadi ketika tahun 2010 saat aku pergi ke Yogyakarta untuk urusan
bisnis. Kebetulan aku bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi penelitian dan ekowisata maka
aku berangkat ke kota Yogya dalam acara pameran ekowisata. Saat itu aku pergi sendirian
dengan menggunakan kereta executive. Pertama kalinya aku pergi ke Yogya sendirian jadi aku
tidak begitu hapal kota yogya tapi dengan modal nekat dan keberanian akupun memberanikan
diri seolah-olah aku sering datang ke kota tersebut. Tadinya aku akan pergi dengan isteri bos ku
yang kebetulan sering pergi ke Yogya. Karena masih ada urusan di Jakarta maka isteri bosku
tidak jadi menemaniku.

Isteri bosku (bernama Mbak Wati) wajahnya cukup menarik dengan kulit yang coklat dan hitam
manis dan badannya yang sintal walaupun usianya sudah menginjak 40 tahun tapi masih
kelihatan sintal dan berisi, maklumlah sering aerobik dan olah raga. Pada waktu aku di Yogya
Mbak Wati sering meneleponku hampir setiap hari bahkan sehari bisa lebih dari 2, pada mulanya
aku sendiri tidak tahu mengapa dia sering telpon aku. Saat itu, aku tinggal di sebuh hotel yang
lumayan bagus, bersih dan murah di dekat jalan Malioboro. Karena aku sendirian di kota itu aku
seringkali kesepian dan aku selalu ingat anak dan isteriku. Akan tetapi itu semua hilang ketika
Mbak Wati meneleponku dan aku selalu menggodanya bahwa aku kesepian dan horny di kota
ini karena aku sering dengar erangan kenikmatan dari sebelah kamarku, dia hanya tertawa saja.
Bahkan dia menggodaku untuk mencari wanita Yogya saja buat menemaniku.

Baca Juga : Kumpulan Ksiah Dewasa Terbaru – Pengalamanku jadi Sopir Pribadi Tante Girang Kaya Raya

Beberapa hari kemudian aku mendapat kabar bahwa bosku menyuruh Mbak Wati untuk
menemaniku di Yogya, aku berfikir wah ini kesempatan yang baik buatku untuk menggodanya, memang keberuntungan masih berpihak pada diriku. Akhirnya dia bilang bahwa dia akan
menyusul dengan menggunakan kereta dan minta di bookingkan satu kamar untuknya. Aku
bilang pada hari itu mungkin kamar akan penuh.
Dia sedikit kecewa lalu dia bilang, “Terus gimana dong, ..aku gak mau tinggal di hotel yang jauh
dari kamu, ..ngomong-ngomong Har kamar kamu ada 2 bed apa satu?”
“Kamarku Cuma satu bed tapi di bawah ranjang ada satu bed lagi jadi mungkin aku bisa pake,
emang Mbak mau sekamar denganku?” aku menggodanya.
“Boleh kalo nggak ada kamar lagi” aku setengah tidak percaya akan ucapannya.
Aku berfikir inilah kesempatanya aku bisa mendekati dia dan menggodanya.
“Tapi Mbak aku suka tidur telanjang paling Cuma pake celana dalam doang dan selimut, apa
Mbak gak apa-apa? Aku sedikit meyakinkan dia akan kebiasaanku.
“Nggak apa-apa siapa takut.. masalahnya aku juga kadang-kadang begitu juga”.
Aku semakin senang mendengarnya. Lalu aku menawarkan untuk tinggal sekamar denganku
bila tidak ada kamar kosong dan dia setuju.

Lihat Juga:
Mencicipi Pembantu Baruku Yang Bahenol - Cerita Sex

Ketika pada hari H nya, aku jemput dia di stasiun dan setelah bertemu aku ajak ke hotel tempat
aku menginap, otak ngeresku mulai jalan dan aku mulai berfikir bagaimana caranya agar dia
mau sekamar denganku lalu dengan akal bulusku aku berbohong bahwa kamar hotel penuh
semua. Lalu aku langsung ajak Mbak Wati ke kamarku dan aku tidak menyangka ternyata dia
mau sekamar denganku. Karena sebelumnya aku pikir dia hanya bercanda.
Ketika malam tiba, aku sengaja mengambil satu tempat tidur lagi, untuk menjaga agar dia tidak
mempunyai fikiran yang jelek tentang diriku, karena aku masih takut kalau Mbak Mbak Wati akan
marah dan tersinggung bila aku seranjang dengannya karena biasanya itu akan dianggap tidak
sopan dan senonoh serta murahan dan perempuan akan marah sekali bila dianggap seperti itu.
Sebelum tidur kami mengobrol tentang macam-macam dan pada akhirnya bicara tentang seks.
Saking seriusnya bicara tentang seks, aku memberanikan diri memancing reaksinya.

“Mbak kalo ngomongin seks kayak gini, cewekku dulu seringkali udah basah duluan”.
Lalu dia menjawab, “Ah itu sih biasa, aku aja suka basah”.
Tak lama kemudian suasana berubah karena dia merasa perutnya agak sakit karena kembung.
Aku mulai kasihan lalu aku menawarkan diri, “Biar aku refleksi dan pijit deh”.
Lalu aku pijit kaki dan betisnya. Pada mulanya dia kesakitan dengan pijitanku tersebut. Otak
kotorku mulai datang dan aku coba untuk memijit pahanya dan dia meringis kesakitan. Lama aku
memijit pahanya dan makin lama kau kendurkan pijitanku tetapi dia masih mengerang bahkan
ketika aku elus-elus dia masih mengerang.

Koleksi Cerita Dewasa Kumpulan Kisah Seks 18+ xxx Terbaru Terlengkap Paling Hot – Muasin Mbak Wati Istri Bos Ku | www.kisahniru.men

Lihat Juga:
Cerita Sex Terbaru - Kisahku Diperkosa Oleh Ayah Tiri

Dengan segenap keberanianku aku coba mengelus
hingga ke pangkal pahanya dan dia mengerang semakin menjadi, tentu saja penisku langsung
berdiri apalagi ketika aku pijit dan elus bagian pahanya dia membuka pahanya lebar-lebar. Lalu
aku singkapkan rok tidurnya dan aku elus di pangkal paha kemudian aku beranikan diri
mengelus vaginanya, ternyata Mbak wati diam saja dan mengerang, tanpa pikir panjang aku
masukkan jari-jemariku ke balik celana dalamnya dan memainkan klitoris dan lubang vaginanya
dengan jariku. Ternyata vaginanya sudah basah sekali, lalu aku tarik celana dalamnya dan aku
mulai menciumi pahanya hingga sampailah pada gundukan vaginanya yang sangat
merangsang.

Aku hisap dan jilat vaginanya yang harum, Mbak wati semakin mengerang kenikmatan.
“Oh.. oohh.. mmhh.. ohhmm.. sayangg.. ohmm” jilatanku semakin liar dan semakin terasa
kakinya mulai mengejang..aku semakin mempercepat tempo jilatan mautku dan dia mengerang
semakin keras.
“Oohh.. ehheehmm.. ohh.. aauuaa.. hhmm” ternyata dia telah mencapai orgasme yang pertama.
Kemudian aku lepaskan celana dalamku karena kebetulan aku selalu tidur hanya memakai
celana dalam dan saat itu aku hanya memakai kain sarung. Dengan penis yang masih
menegang aku beralih posisi di atasnya dan menciumi bibir dan kedua susunya dengan jemari
tanganku memainkah pentilnya. Karena tidak sabar lalu aku masukkan penisku yang sudah
tegang. Sewaktu penisku masuk ke lubang kenikmatan tersebut terdengar erangan keenakan
Mbak Wati.

Vagina Mbak Wati serasa sempit karena tulang panggulnya yang seakan-akan mempersempit
lubang kemaluannya. Akan tetapi aku merasakan kenikmatan yang luar biasa di penisku dengan
lubangnya yang sempit itu. Aku keluar masukkan penisku dan Mbak Wati membuka lebar-lebar
kakinya sambil menopang satu kaki ke dinding kamar. Aku semakin merasakan sensasi yang
luar biasa ketika penisku keluar masuk, karena dinding lubang vagina dan tulang panggulnya
yang menggesek-gesek batang kemaluanku begitu terasa sekali.
Mbak Wati masih terus mengerang ketika aku menekan penisku di vaginanya dalam-dalam.
Walaupun penisku tidak besar sekali tapi berukuran normal akan tetapi sensasi yang aku
berikan ketika aku mengocok penisku di dalam vaginanya membuat Mbak wati mengerang,
menjerit keenakan sambil matanya merem melek. Setelah hampir satu jam sejak pemanasan
Mbak Wati kelihatan tegang kemudian di merapatkan kedua kakinya dan aku mengangkangkan
kakiku sehingga lubang vaginanya semakin sempit. Dengan gaya seperti itu aku masih tetap
terus mengocok vaginanya dan Mbak wati semakin mengerang keras.

Akhirnya dia bilang, “Ohh sayang aku mau keluaarr.. ohh enakk”..
Akhirnya Mbak Wati tidak bisa menahan gejolak yang ada dalam dirinya, maka jebollah
pertahanannya dengan jeritan yang membuatku semakin bergairah. Aku masih mengocok
penisku karena sampai saat itu aku masih bertahan dan aku ingin memberikan kenikmatan yang
dasyat untuknya sehingga dia tidak bisa lupa dan terus ketagihan. Aku semakin mempercepat
kocokanku, semakin cepat aku mengocok jeritan keenakan Mbak Wati semakin kencang dan tak
tertahankan.

Lihat Juga:
Cerita Dewasa Terbaru - Selingkuh Dengan Satpam Kampus

Aku merasakan sensasi yang tiada taranya, sehingga aku merasakan ada sesuatu yang akan
keluar dari batang kemaluanku dan akupun mempercepat irama kocokanku. Badanku semakin
menegang dan Mbak Wati semakin mengerang.
“Ohh.. Mbak aku mau keluar.. Mbak udah mau lagi nggak? aku dah nggak tahan nih”
“Ohh sayang aku juga mau keluar.. ohh.. oohh kita bareng sayaangg.. oohh aku keluaarr”
“Aku juga Mbak, ..oohh Mbak eeaannakk?”
Dan bobollah pertahananku dan pertahanannya.., Crot..crot..crot..
“Oohh.. enaak..” akhirnya kami orgasme bersama-sama.
“Oh, kamu hebat sayang.. sampai aku orgasme tiga kali, padahal aku jarang banget loh orgasme
walaupun sama suamiku. Malah aku keseringannya nggak bisa orgasme”.
Dengan peluh yang mengucur banyak sekali aku tidak segera mencabut penisku dari vaginanya,
aku biarkan penisku merasakan sensasi vagina Mbak wati yang begitu nikmat. Akhirnya
kamipun tertidur dengan tubuh masih telanjang.

Malam itu kami lakukan lagi sampai 4 kali. Pada keesokan harinya kami lakukan lagi hingga
siang hari sampai 3 kali. Begitu pula pada malam harinya hingga pagi kami lakukan lagi 3 kali.
Setiap hari kami lakukan terus dan sampai kembali ke Jakarta kami masih tetap melakukannya
di dalam kereta walaupun hanya sebatas permainan jari-jariku di kemaluannya dan dia
mengocok penisku dengan ditutup selimut. Sesampainya di Jakarta kami masih sering
melakukannya terkadang di rumahnya ketika boss dan orang-orang pergi atau di kantor saat
semua orang sedang keluar. Mbak Wati termasuk wanita yang kuat sekali seperti kuda liar
karena untuk membuatnya orgasme memerlukan waktu yang lama dan perlu laki-laki yang betulbetul
kuat dan pandai memberikan sensasi hebat, sehingga suaminyapun tidak dapat
mengimbanginya, tapi dengan aku Mbak Wati tidak bisa berbuat apa-apa karena setiap kali
bersetubuh aku selalu memberikannya kepuasan.
Akan tetapi sekarang kami tidak lagi, karena dia memiliki selingkuhan yang lainnya lagi.
Sekarang aku kesepian lagi apalagi aku jarang sekali berhubungan dengan isteriku karena
terkadang aku kasihan dia sering kecapaian.

Baca Juga : Koleksi Cerita Seks Terbaru – Tak Ada Suami Supir pun Jadi

Teman-temanku bilang bahwa aku memang jantan karena bisa memuaskan perempuan. Bahkan
mereka yang merasa jantan di ranjang tidak dapat mengimbangi permainanku hingga bisa
memuaskan perempuan berkali-kali. Sampai wanita bulepun kewalahan karena mereka jarang
sekali mendapatkan kepuasan dengan laki-laki bule walaupun mereka memiliki penis yang
besar, tapi itu bukan jaminan dan cewek-cewek bule mengakuinya ketika tahu bahwa aku bisa
memuaskan mereka beberapa kali.
Demikianlah sekelumit pengalamanku dengan isteri bosku yang sangat mengasyikkan. Apabila
ada yang berminat menjadikanku sebagai kekasih gelap baik tante-tante atau bukan aku siap
melayani dan memuaskan anda semua.  Koleksi Cerita Dewasa Kumpulan Kisah Sex Terbaru Terlengkap Paling Panas – Muasin Mbak Wati Istri Bos Ku